Minggu, 04 November 2012

Doping Kopi dalam Aktivitas Olahraga


a.         Doping kopi dalam aktivitas olahraga
Banyak sekali yang suka akan minuman yang satu ini. Kopi sangat disukai terutama orang tua dan pekerja. Tetapi sekarang ini kopi tidak hanya dinikmati oleh orang tua dan pekerja saja, remaja dan anak-anak juga banyak yang menyukainya. Bagi remaja dan pelajar kopi biasanya sebagai teman begadang. Kopi selalu menemaninya dengan setia terlebih bila saat ujian sekolah tiba, kopi sebagai pilihan utama untuk teman begadang. Kopi ada dua jenis, yaitu kopi arabica dan kopi robusta. Kopi robusta memiliki kandungan kafein dua kali lebih besar dibanding kopi Arabica. Keuntungan dan kerugian kopi bagi kesehatan tubuh ditentukan oleh pengaruh kafein yang dikandung dan kondisi tubuh ketika menikmatinya.  Kafein  merupakan zat alami yang terdapat dalam kopi, teh dan coklat  yang bermanfaat meransang kerja syarat pusat, memicu detak jantung dan aliran darah serta  meredam rasa ngantuk.  Kafein juga terdapat dalam berbagai minuman  minuman olahan pabrik separti Coca cola,  Pepsi  dan aneka minuman suplemen energi, karena ditambahkan secara sengaja dalam proses pembuatannya.   Kandungan kafein dari berbagai minuman tersebut amat bervariasi, namun yang relatif tinggi  adalah  dalam kopi instan dan kopi yang tidak diendapkan.
Setelah minum kopi detak jantung meningkat sehingga jantung akan lebih sering memompa darah, merangsang sistem saraf dan meningkatkan temperatur tubuh. Dengan meningkatnya temperatur tubuh, maka kandungan kafein dalam kopi difungsikan sebagai pembakar lemak termogenik, sehingga dengan minum kopi sebelum aktivitas olahraga, tubuh akan membakar lemak lebih banyak dalam sesi olahraga tersebut, Jadi kafein dalam kopi baru berfungsi untuk membantu membakar kelebihan lemak apabila kita berolahraga. Jika kita tidak melakukan aktivitas untuk membakar lemak, maka fungsi kopi hanya akan membuat kita menjadi energik dan bersemangat kembali karena kafein merangsang sistem saraf. Hal tersebut diperkuat dari perolehan data hasil praktikum yang menunjukkan peningkatan kerja pada aktivitas fisik. Studi lain menunjukkan bahwa kafein dari segelas kopi dapat meningkatkan kadar adrenalin dan system pembuluh darah sehingga bila kafein diminum di pagi hari akan meningkatka semangat kerja dan kemampuan kerja fisik. Kafein juga meningkatkan penggunaan lemak tubuh untuk menghasilkan energi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar